Kumpulan Cerita Orang Dewasa
Masturbasi
Sang Pencuri Celana Dalam – 2
Jan 17th
Sang Pencuri Celana Dalam – 2
Dari Bagian 1
Setiap ada kesempatan, sejak saat itu aku selalu berpesta pora dengan baju-baju kotor penghuni kos Dudi, aku benar-benar ketagihan dengan bau memek Mbak-Mbak itu, bau khas ketiak masing-masing, bau apek keringat baju dalam setelah seharian kerja. Untuk anak seusiaku yang baru tumbuh pesat gelora nafsu sexnya, mungkin aku merasa beruntung karena dengan bayanganku sudah bisa membaui, menjilati, menciumi seluruh tubuh bahkan sampai ke liang-liang vagina gadis-gadis cantik itu.
Tidak jarang karena kesempatan di rumah Dudi terbatas, maka aku membawa pulang sepotong dua potong celana dalam dari keranjang baju kotor itu ke rumah, kugantikan celana dalamku dengan celana dalam wanita ‘pinjamanku’, rasanya lebih nyaman dan menggairahkan hidupku saat kupakai.
Sebelum aku membawa pulang salah satu celana dalam Mbak-Mbak cantik calon ‘korbanku’, terlebih dahulu aku harus mengetahui jadwal mencuci mereka, sehingga bila jadwal mencuci mereka Minggu, maka aku dengan bebas ‘meminjam celana dalam itu’ sebelum hari Minggu. Tetapi meskipun jarang sekali, ada juga yang tiba-tiba mengubah jadwal mencucinya sehingga aku kelimpungan juga saat akan mengembalikan celana dalam itu, waktu kuambil dari keranjangnya masih terlihat bertumpuk baju kotor lainnya, saat kukembalikan terlihat kosong. Aduh! Pasti dia mencari-cari dong! Aku takut kalau dia merasa kehilangan lantas mengamankan keranjang baju More >
Sang Pencuri Celana Dalam – 1
Jan 17th
Sang Pencuri Celana Dalam – 1
Sebut saja aku Tanto. Pencuri? Ah sebenarnya bukan! Aku hanya bermaksud ‘pinjam’ tetapi kadang tidak bisa mengembalikan! Aneh bukan? Tetapi tetap saja sang empunya menuduhku pencuri! Celana dalam lagi.. Duh mungkin kalo dilihat sisi baiknya lebih baik daripada jadi pemerkosa.. Ah dasar pencuri selalu membela diri!
Sejak usia remaja aku punya kebiasaan (sedikit) aneh, yaitu menjadi penikmat celana dalam bekas pakai dengan bahasa kerennya ‘used panties’, atau celana dalam kotor alias ‘dirty panty’ wanita. Tetapi aku juga pemilih, artinya tidak semua celana bekas pasti aku cumbui, nggak seru dong!! Bisa-bisa yang di sampah juga mau! Nggaklah..
Aku hanya mau celana dalam yang jelas pemiliknya dan aku juga menyukai pemiliknya, bisa jadi suka karena seksinya, manisnya, pokoknya asal suka aja atau paling tidak bisa mendugalah bahwa si empunya pasti kusukai, misalkan di suatu rumah yang isinya terdapat cewek-cewek seksi yang semuanya aku suka, tentu kalo aku ambil celana dalamnya pasti milik salah satu dari mereka bukan? Biasanya sih kos-kosan puteri.
Satu lagi syarat kesukaanku adalah celdam yang baru saja dipakai dan belum direndam di dalam cucian, artinya bau ‘kesegaran’ kewanitaannya tidak boleh ‘tercemar’ bau-bauan lain misalnya pemutih ataupun detergent, so itu berarti pula ogah sama cewek yang masih datang More >
Pijatan Mbak Tun
Jan 17th
Pijatan Mbak Tun
Kurasa hampir semua orang pasti pernah merasakan dipijat, apa lagi para laki-laki hidung belang seperti sebagian besar pembaca 17Tahun.com. Kurasa sebagian besar dari mereka pasti punya langganan pemijat di panti-panti pijat yang menjamur di mana-mana.
Itulah enaknya jadi kaum laki-laki, ibaratnya seperti iklan minuman ringan, bisa di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Ini berbeda sekali dengan kaumku, kalau badan pegal harus susah payah cari mbok pemijat yang belum tentu ada di setiap tempat, apa lagi di kota besar seperti Surabaya ini.
Biasanya kalau badanku terasa pegal-pegal, kuminta bantuan adikku untuk memijatnya. Kadang kami bergantian saling pijat. Tetapi hari ini rumahku sedang kosong. Adikku masih kuliah sedangkan orang tuaku belum pulang dari tugas rutinnya mencari nafkah.
Hari ini aku agak sedikit kurang enak badan. Terasa sekali badanku pegal-pegal, namun di rumah sedang tidak ada siapa-siapa. Kucoba bertanya kepada tetangga kanan kiri barangkali ada yang tahu kalau-kalau ada tetangga sekitar yang bisa memijat. Sebenarnya aku tahu bahwa di ujung gang sana ada seorang tukang pijat yang terkenal di sekitar rumahku, tapi laki-laki, namanya Pak Mat. Tidak bisa kubayangkan bahwa tubuh molekku ini bakal dipijat oleh seorang tukang pijat laki-laki, bisa-bisa yang dipijat nanti hanya di daerah-daerah tertentu saja.
Akhirnya aku dapatkan More >
Pengalamanku Beronani
Jan 17th
Pengalamanku Beronani
Halo, perkenalkan namaku Tedi, keturunan tionghoa yang berumur 26 tahun dengan tampang biasa-biasa saja. Dalam ceritaku yang pertama di sini, akan kuceritakan pengalamanku beronani sendirian karena saya belum pernah senggama dengan cewek walaupun pernah punya pacar.
*****
Saya mengenal nikmatnya beronani ketika SMP kelas 3, maklumlah karena pengetahuan saya soal seks terbatas dan saya pun juga tidak menyangka kalau penis tuh jodohnya dengan vagina. Suatu sore (waktu kelas 3 SMP), tidak tau kenapa tuh penis saya menjadi tegang, mungkin karena gejolak masa remaja yang mudah tegang, saya memeluk guling yang bentuknya boneka cewek (bonekanya adikku) yang lumayan besar. Saya cium-ciumin tuh boneka sambil menempelkan dengan erat penisku ke guling itu. Entah kenapa saya menggeser-geserkan guling tersebut dan rasanya enak sekali tuh di penis. “Oh.. ahh.. hmm..”, desah suaraku sambil membayangkan cewek cakep di kelasku telanjang dan kuciumin.
Posisi penisku tegak tapi mengarah kesamping atas, bukan tertekuk ke bawah, sehingga jika ditekan ke arah guling rasanya nikmat sekali (karena penisku tidak disunat, sehingga kulup penis menggeser2 kepala penis.. AHH.. nikmatnyaa..). Semakin kencang kutekan-tekan guling itu ke selangkanganku, semakin kencang gesekan kulup penis dengan kepala penisku, dan pada akhirnya ada suatu sensasi nikmat tiada tara seperti mau pipis, tapi karena aku takut ngompol, maka More >
Pengalaman Pertama Bermasturbasi
Jan 17th
Pengalaman Pertama Bermasturbasi
Aku mengucapkan terima kasih kepada para pembaca 17Tahun.com yang begitu antusias mengirimkan email padaku. Terus terang aku cukup kerepotan membalas ratusan email setiap harinya, bahkan belakangan sudah cukup banyak juga pembaca iseng yang menerorku.
Ini semua sebenarnya kesalahanku juga, karena aku langsung mencantumkan nomor HP-ku pada setiap balasan email yang masuk. Terus terang aku tidak menyangka kalau diantaranya banyak pembaca yang “liar”, mereka bukannya memenuhi persyaratan yang kuminta malah langsung saja main telepon seenaknya mencariku. Dengan kata-katanya kasar, main langsung mengajak ML, mereka pikir aku ini barangkali cewek murahan? Maka mulai saat ini setiap email yang masuk tetap kubalasdengan mengajukan persyaratan, namun tidak kububuhi nomor HP-ku lagi. Kalau memang mereka serius dan sudah memenuhi persyaratanku, baru kukirimi nomor HP dan fotoku.
Jadi mohon maaf bagi para pembaca lain yang sebenarnya baik dan sopan terpaksa kena imbasnya juga. Lewat tulisanku ini, aku mohon maaf dan mohon maklum karena semua ini demi kebaikanku juga. Terus terang privasiku jadi sangat terganggu oleh telepon iseng yang menghubungi HP-ku hampir tiap menit selama 24 jam sehari, bisa anda bayangkan.
Ternyata banyak juga cewek yang mengirimkan email padaku. Mereka bercerita tentang pengalamannya, juga menanyakan kehidupan pribadiku, khususnya kehidupan sex-ku selama ini dan sebagainya. Ada yang meminta agar More >
