Eksibisi

Tubuh Tante Reni

Tubuh Tante Reni

Perkenalan namaku Rendi. Dalam cerita keduaku setelah cerita Kak Linda, aku mau berbagi kembali pengalamanku. Kalau belum membaca, aku mau memperkenalkan jati diriku. Aku tinggal dikota S Jawa Tengah, tinggiku 169 cm dan berat badanku 52 kg. Aku saat ini kuliah disalah satu universitas ternama di Jateng. Saat ini aku mau langsung cerita pengalamanku saat aku masih duduk kelas 1 SMP tapi aku masih ingat betul ceritanya.

Saat aku lulus di SD aku mendapat nilai yang sangat memuaskan. Seperti janji ayahku kalau nilaiku baik aku akan dikirim di luar kota yang pendidikannya lebih baik. Disana aku dititipkan dirumah pamanku, om Hari. Dia orang yang sangat kaya raya. Rumahnya sangat megah tapi terletak disebuah desa pinggir kota. Rumahnya terdapat dua lantai dan dilengkapi juga kolam renang yang lumayan besar. Om Hari orangnya sangat sibuk, dia mempunyai istri yang sangat cantik namanya Tante Reni, wajahnya mirip dengan Amara. Dia mempunyai anak yang masih kecil. Tante Reni rajin merawat tubuhnya, walapun dia sudah mempunyai satu anak tubuhnya tetap padat berisi ditunjang dengan payudara yang sangat montok kira kira 34B. Hal itu yang membuatku tertarik akan keindahan serta anugrah dari seorang wanita.

Sesampainya dirumah Om Hari. Aku memasuki pintu rumah yang besar. Disana aku disambut More >

Sang Cewek Idola 03

Sang Cewek Idola 03

Sambungan dari bagian 02

Saya langsung balikkan tubuh Venny, dan saya mulai lagi rekaman saya, kali ini tampak depan, dan aah.., saya akhirnya dapat melihat kemaluan Venny, kemaluannya.. Vagina cewek cantik putih bersih ini..! Tidaak, saya benar-benar tidak tahan, dengan gemetar saya terus rekam vaginanya, saya usap-usap keringat saya yang berjatuhan, saya larikan lagi kamera saya ke bawah sedikit menyorot celana dalamnya, untuk seakan menunjukkan bahwa saya telah berhasil melihat tahap paling dalam hal yang selalu berusaha dihindari setiap cewek. Saya melihat vaginanya, bukan sekedar paha, atau celana dalam lagi! Siapa yang tidak terangsaang super berat..? Pengalaman yang takkan pernah terlupakan!

Kocokan penis saya makin lama makin cepat. “Aah.. aah.. Venny.. yang caan.. aah.. tiik..,” desahanku semakin kencang. Saya gerakkan lagi handycam saya, melanjutkan penelusuran tubuhnya lagi yang sangat ramping dan seksi putih. Saya kali ini sampai pada perutnya, mmhh.. dan dadanya.. dan putingnya, dengan sedikit pinggir BH putihnya yang sangat merangsang setiap nafsu cowok. Aahh.. apalagi saya yang benar-benar seperti jomblo (loser) ini! “Maaf, Frank (cowok terkeren di SMA saya, yang jelas juga tertarik sama si Venny ini), saya sudah melihat puas dan menggerayangi tubuh Venny duluan.. hahahaa!” begitu pikir jahatku.

Sambil keringat saya makin bercucuran, akhirnya saya sampai More >

Sang Cewek Idola 02

Sang Cewek Idola 02

Sambungan dari bagian 01

Oh, Venny.. apakah yang akan terjadi dengan dirimu yang cantik ini? Saya sudah benar-benar tidak tahan lagi untuk segera melihat keindahan tubuh Venny, sang cewek idola sekolahku yang begitu cantik (mirip salah satu penyanyi Bening), putih bersih, hidung mancung, bibir basah dan menawan, dan belum lagi sifatnya yang sangat supel, baik, dan juga pintar. Ooohh.., apakah ini suatu kenyataan? Sekarang, Venny, cewek yang didamba-dambakan hampir semua cowok di sekolah saya, baik SMP maupun SMA, sekarang ada di tempat tidur saya, tertidur tidak sadarkan diri! “Deg.., deg.., deg.., ” begitulah jantung saya berdetak kencang, karena kejahatan pertama yang sudah terkuasai nafsu tidak terbilang akan terjadi.

Saya langsung saja pasang handycam saya dalam keadaan ‘on’, lalu menaruh pada sudut yang tepat, agar terekam semua kebiadaban ini. Saya langsung mulai buka celana saya, dan juga celana dalam saya, dan penis saya pun yang sudah tegang dari tadi langsung keluar. Langsung saya elus-elus sebentar. Mmhh.., melihat Venny yang terbaring di ranjang saya dengan mulut basahnya yang sedikit terbuka benar-benar terlihat seperti orang yang tidak berdaya. Langsung saja saya lompat ke atas ranjang, dan saya benar-benar kaget atas apa yang akan saya lakukan ini. Dan mungkin hanya untuk hari ini, More >

Sang Cewek Idola 01

Sang Cewek Idola 01

“Aaah.. aah.. oohh.. Vennyy..” begitulah suara saya setiap malam dengan mengocok-ngocok penis saya yang tegang sekali karena membayangkan seorang cewek kelas 2 SMP di sekolah saya (akan saya rahasiakan) yang juga menjadi idola satu sekolah.

Namanya adalah Venny (saya samarkan sedikit). Sebagai gambaran, orangnya sangat cantik (hampir sama seperti salah satu penyanyi Bening), kulitnya benar-benar putih mulus, proprosi tubuhnya bagus benar, tidak gemuk, dadanya ukuran sedang, dan pantatnya wuiihh.. menggiurkan deh. Lalu tidak terlalu pendek, juga tidak terlalu tinggi. Dan selain gambaran fisiknya itu, yang saya yakin setiap cowok yang melihat dia dan ngomong dekat-dekat dia, pasti langsung ‘ngaceng’ berat.

Si Venny ini juga sangat supel dan baik, dan kabarnya selalu dapat juara 1, kalau tidak 2, benar-benar cewek idola. Memang waktu pembagian raport, saya pernah coba lihat orangtuanya, bertampang galak, dan menurut info teman saya ini (saya sendiri waktu itu sudah kelas 1 SMA), orangtuanya sangat keras dan ketat. Makanya, pernah si Venny ini coba didekati sama cowok-cowok seangkatannya yang lumayan berparas, tapi Venny dengan senyumnya yang manis sambil kedua tangannya dirapatkan ke bawah, bilang “Emm.. jangan dulu deh, kita temen aja.. ok..?” Lalu dia langsung berbalik dengan gayanya yang benar-benar lincah, langsung berlari kecil ke arah teman-temannya More >

Putri Majikanku Eksibisionis

Putri Majikanku Eksibisionis

Asalku dari kampung di Jawa. Setelah lulus SMU aku mengadu nasib ke Jakarta. Dasar sial aku gak bisa dapet kerjaan yang cocok. Mau balik malu. Akhirnya setelah beberapa kali ganti kerja akhirnya aku bekerja jadi kacung rumah tangga. Majikanku seorang keturunan. Ia tinggal dengan istrinya dan anak perempuannya yang bungsu.

Majikanku anaknya tiga orang, yang dua sekolah di luar negeri. Yang bungsu baru masuk kuliah tingkat satu. Namanya Vera, tapi aku biasa memanggilnya Nonik. Sebenarnya aku nggak berani berpikir macam-macam karena ia adalah majikanku. Tapi akhirnya aku jadi ‘tergoda’ juga karena selain orangnya cantik kayak artis mandarin dia suka pakai pakaian yang ketat dan seksi. kadang ia memakai dasternya yang cukup tipis dan tembus pandang, keliatan kulit tubuhnya yang putih mulus sampai BH dan celana dalamnya pula. Ditambah bau tubuhnya yang harum. Apalagi aku sejak dari kampung selalu mengagumi kecantikan artis-artis mandarin dari televisi. Diam-diam aku jadi ngaceng juga kalo ngelihat dia.

Kadang waktu duduk kedua kakinya agak terbuka. Pertamanya kelihatan pangkal pahanya saja yang putih mulus dan menggairahkan. Terus aku nyari posisi yang pas sambil ngepel di kolong meja aku leluasa melihat pahanya sampai ke celana dalamnya. Ketauan celana dalamnya warna coklat. Langsung aku jadi ngaceng. Rasanya pengin ngeraba-raba More >