Kumpulan Cerita Orang Dewasa
Archive for January, 2009
Masih Perawan
Jan 29th
Pertama kali aku mengenal dunia seks adalah saat chating, di situ aku tak sengaja kesasar ke link pornsite. Semula aku iseng2 jd member. Suatu hari ada seorang pria paruh baya (bule) namanya Wes, dia mengirimiku email lalu sejak itu kami sering berkiriman cerita2 hot yang bisa merangsang. Aku yang masih awam, banyak diajar olehnya. Mulai dari titik-titik rangsangan, sampai masturbasi. Selain itu, kami berkiriman foto-foto bugil kami. Jujur saja pertama kali kulihat kontolnya, aku jadi kaget. Ukurannya jumbo dan berbulu. Aku jadi kepikiran, gimana ya caranya kontol segede itu bisa masuk ke lobang vagina, padahal waktu dimasukin jari aja udah sempit. Perlahan-lahan, aku jadi ketagihan. Setiap kali online, pasti menyempatkan diri ke situs-situs porno. Aku pun mulai kenalan dengan cowok-cowok yg ‘kesepian’. Aku sering ber hot-sms denagn mereka. Salah satu yang special adalah Leo. Oh, ya panggil saja aku Li. Aku hanya seorang siswi SMA. Sampai sekarang aku masih perawan. Aku mungkin agak-agak nakal tapi aku tak mau kebablasan karena bagiku keperawanan itu sangat diperlukan. Aku memuaskan nafsuku dengan masturbasi dan oral seks saja. Belakangan ini, aku sudah jarang. Kali ini aku akan menceritakan pengalamanku yang pertama bersama Leo. Kami sudah cukup akrab karena sering sms-an. Saat itu, ia mengajakku ketemuan. Dia More >
Town of rain, bogor
Jan 29th
chapter 1…perkenalan gue dengan Vga 19 tahun…..
pertama kenal karena temen deket gue pengen tau cewenya itu matre apa ga…. ya mau ga mau,gue kenalan ma ega anak bogor lewat telp…. pertama ya hanya mau bantu temen…akan tetapi yang ada ke cantol deh ama gue… akan tetapi gue ga nyangka aje…..ternyata dia dah punya 1 anak bro…..yang ditinggal pergi suami… n punya adik penyanyi dangdut yang naek panggung tuk pesta kawinan or acr lainnya….. yang bisa gue tangkep dari setiap gue telp yamg pasti dah ketahuan,kalo Vga hiper bgt…. soalnya hanya dlm 1minggu aja terbukti gue berdua sering,ngobrol pengalaman sx…. ampe sering phone sex…..
chapter 2….Vga minta ketemuan….
gue tinggal di jakarta,sedang dia di bogor ya ga jauh deh….paling 1 jam naek mobil….. hanya dalam 1 minggu aja dia minta gue ke bogor tuk ketemuan…… ya karena dia penasaran ama gue… gue jg penasaran ya udah,berangkat bro…..to rain town…{bogor} kenalan hari senin,trus berangkat ke bogor hari sabtu…. ya di atur deh pertemuan dua anak manusia yang haus…….
chapter 3….sesuai planning,nanjak ke puncak,tuk penyelesaian brahi….
specific miss Vga 165cm,60kg,36b,putih montok….ya muka pas deh….. jujur bukan selera gue…..akan tetapi dah terlanjur nyampe bogor ya sesuai planning awal gue ajak ke dolan-dolan ke Puncak……
“naik-naik ke puncak gunung.,tinggi-tinggi sekali….†More >
Semua Ingin Memperkosaku
Jan 29th
Kalau ada orang yang benci pada dirinya sendiri, barangkali aku adalah orangnya. Aku sungguh benci pada tubuhku, wajahku, rambutku dan semuanya. Ya…, perasaan itu semua timbul karena segala kelebihan yang kumiliki justru mengancam diriku sendiri. Berkali-kali jiwaku terancam karena mereka ingin memperkosaku.
Yang Jebih mengherankan adalah mereka bukanlah orang lain, melainkan orang-orang yang aku kenal. Orang yang sangat dekat dengan diriku. Sungguh memalukan.
Sampai sekarang aku masih terus memikirkan mengapa orang-orang di sekelilingku ingin memperkosaku. Ya ayah kandung, ayah tiriku, dan paman. Entah mengapa mereka begitu bernafsu melihatku. Padahal mestinya mereka jadi pelindungku. Aku hampir tak percaya akan semua ini. Begitu berat beban yang harus kupikul sehingga aku hampir bunuh diri. Kupikir hanya itu jalan satu-satunya untuk keluar dan persoalan ini.
Beruntunglah saat aku mengambil pisau dapur ketahuan paman. Saat itu juga aku dicegah untuk tidak melanjutkan niatku. Aku terksiap begitu dibentak paman, “Apa kamu sudah gila ya?†Mendengar itu aku cuma bisa menangis, tak kuasa berbuat apa-apa. Rasanya segala yang kuperbuat serba salah.
Waktu itu aku memang ikut paman, setelah ayah dan ibu bercerai. Aku berpikir dengan ikut paman akan lebih aman. Tidak berpihak kepada ayah maupun ibu. Biarlah paman Sebagai pengganti orang tuaku.
Di rumah itu aku diberi kamar sendiri. Kebetulan paman dan More >
Putri Ibu Kost
Jan 29th
Waktu itu usiaku 23 tahun. Aku duduk di tingkat akhir suatu perguruan tinggi teknik di kota Bandung. Wajahku ganteng. Badanku tinggi dan tegap, mungkin karena aku selalu berolahraga seminggu tiga kali. Teman-Âtemanku bilang, kalau aku bermobil pasti banyak cewek yang dengan sukahati menempel padaku. Aku sendiri sudah punya pacar. Kami pacaran secara serius. Baik orang tuaku maupun orang tuanya sudah setuju kami nanti menikah. Tempat kos-ku dan tempat kos-nya hanya berjarak sekitar 700 m. Aku sendiri sudah dipegangi kunci kamar kosnya. Walaupun demikian bukan berarti aku sudah berpacaran tanpa batas dengannya. Dalam masalah pacaran, kami sudah saling cium-ciuman, gumul-gumulan, dan remas-remasan. Namun semua itu kami lakukan dengan masih berpakaian. Toh walaupun hanya begitu, kalau “voltaseâ€-ku sudah amat tinggi, aku dapat “muntah†juga. Dia adalah seorang yang menjaga keperawanan sampai dengan menikah, karena itu dia tidak mau berhubungan sex sebelum menikah. Aku menghargai prinsipnya tersebut. Karena aku belum pernah pacaran sebelumnya, maka sampai saat itu aku belum pernah merasakan memek perempuan.
Pacarku seorang anak bungsu. Kecuali kolokan, dia juga seorang penakut, sehingga sampai jam 10 malam minta ditemani. Sehabis mandi sore, aku pergi ke kosnya. Sampai dia berangkat tidur. aku belajar atau menulis tugas akhir dan dia belajar atau mengerjakan tugas-tugas kuliahnya di More >
Gara-Gara Butuh Uang
Jan 29th
Sebut saja aku Diana. Umurku 19 tahun dan aku kuliah di salah satu universitas terkenal di Jakarta. Aku akan menceritakan dilemma yang kuhadapi gara-gara kekurangan uang untuk biaya kuliah, aku pun melayani nafsu para lelaki hidung belang, bahkan wanita lesbi/biseks pun kulayani demi mendapat uang. Kisahku ini berawal pada saat aku kekurangan uang untuk masuk ke perguruan tinggi ternama di Jakarta. Aku berasal dari sebuah kota kecil di luar Pulau Jawa. Orangtuaku kesulitan dalam membiayaiku. Padahal aku benar-benar menginginkan pendidikan gelar sarjana itu. Aku sudah berusaha mencari beasiswa, tapi sulit sekali. Aku cuma mendapat diskon uang pangkal, padahal biaya untuk merantau di luar kota dan biaya per semester tidak sedikit. Namun, karena kegigihanku, aku memutuskan untuk terus berjuang kuliah. Aku punya keyakinan bisa mencari kerja part time atau beasiswa saat kuliah. Semester pertama aku kuliah masih baik-baik saja. Saat kuliah memang ada kesulitan biaya tapi masih bisa kuatasi, tapi saat memasuki semester kedua, aku benar-benar terpuruk, aku tak dapat kerja, perlu perlengkapan kuliah dll. Sampai suatu saat,, aku sedang surfing ke internet mencari materi tugas kuliah, tanpa sengaja masuk ke situs porno. Kulihat-lihat di sana banyak pria hidung belang yang membutuhkan teman kencan dan bersedia memberi bayaran. Kupikir iseng-iseng kutulis More >
