Kumpulan Cerita Orang Dewasa
Archive for November, 2008
Yang Tak Kusangka
Nov 24th
Yang Tak Kusangka
Aku punya seorang tetangga yang tinggal di seberang rumah. Namanya Ana, dan kupanggil Ci Ana, karena ia seorang wanita keturunan Chinese. Sebenarnya aku tidak suka pada gaya dan cara hidupnya yang menurutku ‘ngegampangin’ apa-apa. Ia suka memandang ringan pada semua hal. Termasuk hubungan dengan tetangga sekitarnya. Ci Ana ini sudah menikah dan punya anak satu, Rachel namanya.
Wanita tetanggaku ini memang orang yang bertipe mudah bergaul dan ia gampang akrab dengan siapa saja, termasuk dengan isteriku, Rini. Kadang aku muak bila Ci Ana ini sering memanggil orang dari kejauhan seperti memanggil seekor anjing. Tapi tidak apalah, pikirku, mungkin udah jadi kebiasaannya. Kalo denganku, aku sengaja tidak mau akrab. Entah kenapa. Mungkin karena aku tidak mau bergaul dengan sembarang orang atau karena memang aku tidak suka dengan tetanggaku yang tergolong baru pindah sekitar dua bulan yang lalu itu.
Sekitar seminggu yang lalu, saat hendak berangkat ke kantor aku tanpa sengaja menengadah dan memperhatikan seseorang berjalan mendekati isteriku yang akan naik mobil kami. Kebetulan saat itu aku sudah ada dalam mobil dan hendak menginjak pedal gas. Ternyata si Ci Ana. Kebetulan ia hendak pergi ke arah yang berlawanan. Waktu lewat, kulihat ia mengenakan kaos hadiah dari produk cat “CATYLAC” dengan tulisan merah More >
Yang Pertama
Nov 24th
Yang Pertama
Diam mungkin yang terbaik bagiku tapi apakah dengan diam aku bisa mengurangi beban penderitaan yang selama ini aku pendam di dasar lubuk sanubari. Namaku Ryo dan saat ini aku baru lulus dari sebuah universitas swasta di Jakarta. Bingung mencari pekerjaan yang kini makin langka terjadi.
Kejadian ini berdasarkan kisah nyata tanpa direka-reka ataupun di tambah tambah. Kejadian ini berawal dari masalah keuangan di keluargaku. Pada awalnya kami adalah keluarga yang berkecukupan sampai saat ayahku jatuh sakit. Kehidupan kamipun mulai berangsur-angsur memburuk. Satu persatu barang barang yang bisa laku di jual, kami jual tuk membiayai pengobatan ayahku serta untuk makan kami.
Teman-teman yang selama ini akrab bermain denganku kini meninggalkanku sendirian, baru kini aku sadar mereka hanya berteman denganku ketika aku senang dan ketika aku dalam kesusahan mereka meninggalkanku. Huh, itulah tabiat dari kebanyakan orang yang berada. Mendingan aku berteman dengan orang yang tak mampu. Mereka setia dalam suka maupun duka.
Aku berkenalan dengan seorang gadis. Manis dan imut wajahnya. Dia selalu curhat kepadaku tentang keluarganya yang sibuk dan sibuk melulu dengan bisnis sana dan bisnis sini. Akhirnya dia broken home. Di sela-sela kebingunganku mencari uang datang tawaran yang menggiurkan darinya. Aku bisa mendapatkan uang lumayan besar asalkan tidur bersamanya.
Aku bingung, aku tolak, More >
Yang Penting Rasanya Bung 02
Nov 24th
Yang Penting Rasanya Bung 02
Sambungan dari bagian 01
Setelah selesai kencing, CD-nya tidak dipakai tetapi dijepit di ketiaknya? (wah kalau gitu aku harus menghentikan kebiasaanku mencium ketiak, kalau ternyata sering dibuat njepit CD!!)
“Mas, aku kan malu kencing koq di lihatin,” katanya. “Yah sudah selesai, baru complain!” jawabku. “Habis kebelet, Mas nggak kencing,” ucapnya. “Iya deh sekalian diberisihin,” jawabku, sambil melepas CP+CD dan kugantungkan di tembok, setelah itu aku pun kencing, dia ngelihatin punyaku, yah karena lagi kencing yah lagi mengecil (padahal sudah lihat vaginanya), setelah selesai kencing, dia menyiram dengan air shower sambil mengatur ke dua kran agar mendapatkan air hangat, setelah itu diberi sabun rudal dan sekitarnya tampak rudalku mengalami perubahan volume akibat sentuhannya, busa telah menutupi rudal beserta bulu lebatnya, kemudian diambil shower untuk menyirami rudalku dan..
“Aduh..” teriakku pelan. “Maaf Mas..” jawabnya sambil segera mengarahkan pancuran air shower ke tembok dan memutar kran air panas. “Mbak kalau niatnya membersihkan kuman jangan merontokkan buluku dong, emang punyaku seperti ayam potong, mau dibubutin bulunya!” tegurku. “Iya deh, air showenya kan panas sendiri,” jawabnya. “Tapi dicoba dulu dong di tangan jangan langsung tembak ke perangkat lunakku,” jawabku nggak mau kalah. “Iya deh, yuk ke kamar,” rayunya. Nah bingung deh lupa bawa kimono, More >
Yang Penting Rasanya Bung 01
Nov 24th
Yang Penting Rasanya Bung 01
Sinopsis: Setiap Wanita Pemijat mempunyai keistimewaan Masing-Masing. Bila yang cantik sudah banyak menerima tamu, cobalah yang belum laris. Anda juga akan dikenalkan dengan istilah Toge Pasar. Apa tuh? Silahkan baca cerita di bawah ini. Dijamin asyik dan lucu!
Musim hujan telah mulai dan Jakarta pun mulai dengan banjirnya. Macet ada di mana-mana. Tanpa sadar aku terjebak kemacetan di jalan Radio Dalam. Wah, kalau nggak sabar bisa emosi nih, apalagi bila pedal koplingku cukup keras. Seharusnya aku belok kiri arah LB. Segera aku belokkan ke arah kanan menuju KL. Biasa, ke tempat menghilangkan “tekanan” yang ada di tubuhku, selagi kemacetan di mana-mana.
Segera kuparkirkan gerobak tuaku. Tampak cukup banyak mobil yang di tempat parkir. Melihat kondisi seperti ini, kemungkinan besar sekitar jam 12:00-14:00 (SAL/sex after lunch) dan 16:00-18:00 (nunggu sepinya jalan pulang) merupakan jam kencan, sedangkan untuk tanggalnya berkisar 27-10 (tanggal gajian??). Segera aku ke ruang resepsionis.
“Selamat malam Pak,” sapa Mbak Yxx, dengan senyumnya yang khas. “Malam juga,” jawabku. “Dengan siapa Pak? Ini yang baru namanya Nxx,” katanya dengan membuka album yang ada di meja dan membalikkan halaman terakhir. Karena setiap aku ke sini selalu aku berikan tip, jadi tanpa tanya aku sudah diberikan semacam “special offer”. Kuperhatikan wajahnya. More >
Yang Mana Pacarku?
Nov 24th
Yang Mana Pacarku?
Namaku Rio, umurku 24 tahun dan aku memiliki face yang manis dan menarik sehingga aku mudah untuk mendapatkan cewek yang aku sukai. Aku tinggal di kota Malang.
Cerita ini berawal ketika aku mempunyai pacar yang ternyata dia punya saudara kembar yang identik hampir segalanya, rambutnya, bodynya, suaranya, pokoknya semua sama jadi aku sulit untuk membedakan yang mana pacarku. Ceritaku ini benar-benar nyata.
Pacarku itu namanya Dina dan dia punya saudara kembar yang bernama Dini. Aku dan Dina berkenalan di telepon dan mengobrol cukup lama, lalu aku mengajak Dina bertemu di rumahnya.
Jadi sorenya aku langsung berangkat ke rumah Dina. Ternyata Dina itu adalah cewek yang menarik dan mempunyai wajah yang nafsuin, alis matanya begitu indah menurutku dan bodynya sudah benar-benar aduhai n seksi. Dinapun tampaknya juga menyukaiku. Lalu dia mempersilakan aku masuk dan kami berbincang-bincang dirumahnya. Dalam waktu singkat kami berdua mulai akrab karena punya banyak kecocokan. Waktu itu kami berdua duduk bersebelahan di sofa panjang. Aku sering mencuri pandang wajahnya yang cantik, dia juga begitu.
Setelah capek ngobrol dan bercanda kami berdua saling terdiam cuma saling berpandangan dan tersenyum.
“Kamu cantik..” kataku memecah kebisuan. “Kamu juga cakep, yo..” jawabnya.
Aku benar-benar ingin menciumnya, aku sudah tak tahan ingin merasakan bibirnya yang seksi itu. More >
