Kumpulan Cerita Orang Dewasa
Archive for November, 2008
deknas(at)yahoo(dot)com
Nov 25th
deknas(at)yahoo(dot)com
Sengaja identitas emailnya kupakai untuk judul, agar para penggemar situs 17Tahun.com dapat mengetahui siapa yang menjadi objek ceritaku.
Setiap hari aku pasti tidak pernah absen membaca cerita-cerita baru dalam 17Tahun.com dimana dalam satu bulan terakhir ini ada beberapa cerita baru yang dikirim oleh deknas(at)yahoo(dot)com dengan judul-judul “Selingkuh”, “Sensasiku”, sampai yang terakhir “Aku Dijadikan Objek Masturbasi” dan “Implementasi Dengan Pembaca”.
Mulanya aku tidak percaya sama sekali akan ceritanya, apalagi emailku via SMS tidak pernah dibalasnya. Di cerita pertama dia mengaku bernama Pink berusia 22 tahun, tapi di cerita berikutnya entah mengapa dia mengubah nama dan berusia 28 tahun, dan yang membuatku semakin tidak percaya adalah ceritanya yang terlalu menonjolkan kelebihan fisik yang dimilikinya, padahal umumnya penulis wanita kebanyakan mengekpos lebih di sudut perasaan, kecuali penulis dengan gender laki-laki. Apalagi dengan terang-terangan dia menunjukkan tempat kerjanya di KB Surabaya.
Tapi dari cerita yang dideskripsikannya aku jadi tertarik akan keseksian tubuhnya hingga aku iseng mengirim email yang ternyata dibalas dengan kata-kata standar yang pasti ditujukan untuk seluruh pembaca yang mengirim email kepadanya, yaitu petunjuk untuk membaca cerita dia lainnya dan diminta mengirim SMS dengan menggunakan salah satu operator tertentu untuk berkomunikasi. Karena rasa penasaran, aku kirimkan SMS yang dia pinta, dan ternyata.. benar dia adalah wanita.
Setelah More >
Yuni, Customerku 03
Nov 25th
Yuni, Customerku 03
Sambungan dari bagian 02
Setelah aku tahu dia telah terangsang hebat, kutindih dia dan kulumat lagi bibirnya. Kupegang kedua tangannya dan aku berusaha menusukkan batang kemaluanku ke dalam liang kewanitaannya. Yuni meronta sambil merapatkan kedua pahanya sehingga batang kemaluanku tidak berhasil menembusnya. “Kita main seperti dahulu saja Mas”, bisiknya. Dengan terpaksa kulepaskan kedua tangannya dan aku mengambil gaya seperti dahulu yaitu gaya 69, tetapi kali ini aku meminta dia berada di atasku.
Saat dia berada di atasku, kulihat daerah liang kewanitaannya merekah dengan bibir berwarna merah hati dan lubang kemaluannya berwarna merah muda. Tanpa pikir panjang kusapukan lidahku ke arah klitorisnya sambil kuhisap dengan pelan. Aku merasakan dia mulai mengulum batang kemaluanku dengan lembut, saat batang kemaluanku masuk ke dalam mulutnya, terasa sangat hangat dan nikmat sekali. Aku terus menghisap klitorisnya dan kemudian sapuan lidahku kugeser ke liang kewanitaannya, kuhisap cairan bening yang keluar dari liang kewanitaannya. Kusapukan lidahku dari liang senggamanya menuju ke duburnya, terus kusapukan lidahku maju mundur.
Selanjutnya kumasukkan ujung lidahku pada lubang kemaluannya sambil kupermainkan ujung lidahku. Yuni menggeliat dan dia menggoyangkan pinggulnya maju mundur dengan sedikit tekanan ke bawah. Dia mempercepat kulumannya pada batang kemaluanku, sepertinya Yuni akan mencapai orgasme. Aku semakin mempercepat gerakan ujung lidahku More >
Yuni, Customerku 02
Nov 25th
Yuni, Customerku 02
Sambungan dari bagian 01
Aku melihat Yuni yang kelelahan, aku bangkit dan duduk di samping tubuhnya yang telah lemas dan karena aku belum mencapai orgasme, kuambil posisi di atasnya dan dengan tangan kananku, kubimbing batang kemaluanku agar dapat masuk ke dalam liang kewanitaannya. Saat kugesek-gesekkan batang kemaluanku pada liang kewanitaannya, tangan kanannya menahan agar batang kemaluanku berhenti. “Tolong Mas jangan dimasukin, aku takut, aku belum pernah melakukannya”, ucapnya dengan lirih. Mendengar itu aku jadi iba juga, kutarik batang kemaluanku dari permukaan liang kewanitaannya, dan aku kembali duduk di sampingnya dengan tanganku mengocok batang kemaluanku yang masih tegang. “Aku kulum saja ya Mas, boleh nggak?”, tanyanya sambil tangan kanannya meraih batang kemaluanku. Aku hanya mengangguk, selanjutnya dia bangkit dari tidurnya dan duduk berhadapan denganku, dia tersenyum dan mencium bibirku sejenak.
Kemudian dia menunduk dan mulai mendekati batang kemaluanku, dia sapukan lidahnya dari kepala batang kemaluan sampai pada pangkalnya berulang ulang. Aku hanya merintih menahan nikmat, aku heran juga kenapa dia nggak capek ya.. Yuni terus memainkan lidahnya sambil sesekali mengulum kepala batang kemaluanku. Kuakui kulumannya sangat nikmat karena batang kemaluanku masuk cukup jauh ke dalam mulutnya.
Setelah beberapa saat aku menahannya, akhirnya “Akhh.. aku mau keluar”, ucapku sambil meremas payudaranya dan maniku More >
Yuni, Customerku 01
Nov 24th
Yuni, Customerku 01
Saat ini aku hampir menjadi seorang insinyur elektro, sekarang sedang menunggu wisuda. Sambil menunggu wisuda, aku dan beberapa temanku membuka toko komputer. Kejadian ini terjadi pada bulan Agustus 2000.
Pagi itu sekitar jam 10 pagi, aku sedang membuat proposal penawaran untuk pemda Wonogiri. Sebuah Vitara putih tiba-tiba masuk di halaman kantorku, seorang cewek WNI keturunan berumur sekitar 20 tahun, tinggi sekitar 165 cm mengenakan kaos ketat warna biru muda keluar dari dalam mobil. “Selamat pagi Mas”, katanya. “Selamat pagi, silakan duduk.., Ada yang dapat saya bantu?”, sahutku sambil bersalaman dan menyiapkan sebuah kursi yang masih berada di pojok ruangan. Terasa dingin dan sangat lembut ketika aku meremas tangannya.
Singkat cerita dia setuju membeli seperangkat komputer pentium II/550 multimedia dan sebuah bjc-2000 yang saat itu seharga 6,6 juta. “Ini saya baru bawa 5 juta, sisanya besok bisa Mas?”, tanya dia. “Oh.., nggak apa-apa”, jawabku, sebenarnya dengan uang muka seratus ribu pun aku juga bersedia. “Maaf, Mbak namanya siapa, ini untuk mengisi kwitansinya”, tanyaku. “Yuni, lengkapnya Yuni *****”, sahutnya. Dia juga memberikan alamat dan nomor HP-nya.
Saat itu juga setelah kuselesaikan pembuatan penawaran, aku langsung merakit komputer yang dia pesan. Dalam tiga jam aku selesai merakit plus menginstall program yang diperlukan. Satu jam More >
Yanti Pembantuku
Nov 24th
Yanti Pembantuku
Saat itu aku baru saja pulang dari Australia, karena sedang liburan natal dan tahun baru 1998, aku disuruh pulang oleh kedua orang tuaku karena kedua orang tuaku akan pergi ke Belanda ke rumah pamanku. Setelah kedua orang tuaku pergi tinggal aku dan dua orang pembantu rumah tanggaku yang menghuni rumahku. Pembantuku itu yang satu sudah tua dan yang satu masih muda dan sangat manis wajahnya seperti Paramitha Rusady rambutnya juga panjang.
Suatu malam aku sedang asyik menonton blue film di ruang tengah. Aku nonton sambil beronani ria, aku kocok penisku setelah sebelumnya aku kasih baby oil, semakin lama kocokanku semakin cepat dan, “Croot.., croot”, tumpah semua air maniku di lantai, nikmat sekali.., lalu aku akan ke kamar mandi untuk mencuci penisku. Waktu melewati pintu belakang aku melihat bayangan seseorang di dekat pintu dan aku pura-pura tidak tahu baru aku intip setelah di kamar mandi, ternyata bayangan itu si Yanti kembaran Paramitha Rusady, ternyata dia sedang mengintip waktu aku onani tadi. Wah, kurang ajar sekali dia, tapi kelihatannya dia juga menikmati adegan dalam film tsb, karena ternyata dia juga masih menontonnya.
Aku keluar dari kamar mandi dan kubiarkan saja dia mengintip terus lalu kulepas celanaku lagi dan kuhadapkan pada jendela itu biar More >
